Pada tanggal 26 Juni 2002 berdirilah Keluarga Mahasiswa Sistem Informasi (KMSI) di ruang TC 106 gedung Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi sepuluh Nopember Surabaya. KMSI berkedudukan di kampus Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi sepuluh Nopember Surabaya. Saat itu, AD/ART KMSI banyak berkaca pada AD/ART milik HMTC, tapi kemudian disempurnakan dari tahun ke tahun. Sedangkan untuk masalah susunan kepengurusan, pada tahun pertama berdiri, sebutan untuk departemennya adalah bidang. Jenis – jenis departemennya pun bersifat tidak tetap artinya dapat terus berubah/diperbarui sesuai kebutuhan yang ada pada saat pembentukan kepengurusan.

Agar dapat mengetahui lebih detilnya, lihat disini

Mahasiswa ITS Raih Gelar Inspiring Leader

SURABAYA, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER - Semangat untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya mendorong dua mahasiswa ITS, Irfanda Odytia dan Nanda Puji Nugroho, mendaftarkan diri dalam ajang Nutrifood Leadership Award. Tak sia-sia, setelah bersaing ketat dengan ribuan mahasiswa seluruh Indonesia, keduanya pun resmi menyandang gelar Inspiring Leader, Senin (7/11) lalu.

Dijelaskan Irfanda, Nutrifood Leadership Award merupakan penghargaan bagi mahasiswa Indonesia yang memiliki potensi dalam bidang kepemimpinan. Meraihnya pun bukan perkara mudah. Ia dan Nanda harus melewati serangkaian proses seleksi, mulai dari seleksi berkas, audisi, Focus Group Discussion (FGD), hingga wawancara langsung dengan CEO Nutrifood.

"Saat audisi kami bermain beberapa leadership game dan diminta berpidato, jadi seperti pemilihan Putri Indonesia," jelas Irfanda seraya tertawa.

Proses seleksi panjang tersebut menghasilkan sepuluh mahasiswa yang dianugerahi gelar Inspiring Leader. Hebatnya, hanya ITS yang berhasil mengirim wakil lebih dari satu orang. "Dari ITS, hanya saya dan Nanda yang lolos ke tahap FGD dan alhamdulillah menang semua," ujar mahasiswa Teknik Industri ini.

Atas penghargaan tersebut, Irfanda dan Nanda pun berhak memperoleh kesempatan melakukan leadership adventure selama tiga hari ke suatu daerah di Indonesia guna mempelajari warisan budaya setempat. Bersama timnya, Irfanda mengunjungi Desa Nelayan Tanjung Binga Belitung.

Dalam kunjungannya, Irfanda sempat melakukan pengajaran kreatif dengan beberapa siswa sekolah dasar di Tanjung Binga. "Kami juga sempat berdiskusi dengan warga setempat. Hasilnya, kami akhirnya berinisiatif membangun sebuah tempat iconic di desa nelayan tersebut untuk meningkatkan daya tarik wisata desa," tutur mahasiswa asal Palembang ini.

Perjalanan tersebut, lanjut Irfanda, memberinya pelajaran untuk senantiasa bersyukur dan menyadari bahwa pemuda memiliki peran sangat penting bagi lingkungannya. "Selan itu, kami juga belajar tentang pentingnya menghargai budaya, layaknya pepatah dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung," tutupnya.

Nanda Raih Most Inspiring Group

Sementara itu, Nanda berkesempatan mengunjungi Suku Boti, sebuah suku pedalaman di wilayah Nusa Tenggara Timur. Diceritakan Nanda, karena budaya yang masih dijaga dengan baik, Suku Boti sejatinya memililki potensi wisata yang besar. "Namun, sayangnya disana belum ada penerangan saat malam hari," ungkap mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS Angkatan 2013 ini.

Nanda dan timnya pun membangun sebuah proyek yang dinamai "Cahaya Untuk Boti." Mereka mengimplementasikan teknologi solar panel sehingga cahaya matahari di siang hari dapat dimanfaatkan untuk penerangan saat malam.

"Kami juga mewujudkan glowing forest yaitu membuat hutan disana indah saat malam hari, sehingga bisa menjadi daya tarik wisata pula," jelas Nanda. Tak ayal, proyek tersebut mengantarkan Nanda dan timnya sebagai tim paling menginspirasi dalam Inspiring Adventure tahun ini. (ayi/hil)

Sumber : www.its.ac.id


Selamat Datang Mahasiswa Baru Magister Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi ITS

 

SURABAYA, JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS – Selamat datang mahasiswa baru Program Pascasarjana Program Studi Magister Sistem Informasi di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)!

Sebanyak 24 mahasiswa yang terdiri atas 23 mahasiswa lokal dari seluruh Indonesia dan 1 mahasiswa asing asal Tanzania diterima menjadi mahasiswa baru di Tahun Akademik 2016/2017 pada Program Studi yang sudah tiga tahun berdiri sendiri, lepas dari Program Studi Magister Teknik Informatika ITS tersebut.

Sebelum memulai kegiatan perkuliahan, sebagai mahasiswa baru ITS, mereka diwajibkan untuk mengikuti kegiatan Informasi dan Pengenalan ITS (IPITS). Untuk kegiatan orientasi mahasiswa baru tersebut, terlebih dahulu mereka mengikuti IPITS tingkat Program Pascasarjana yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana ITS pada hari Selasa (30/8) lalu, bergabung bersama mahasiswa-mahasiswa Magister baru Program Studi lain. Keesokan harinya, Rabu (31/8) mereka mengikuti kegiatan IPITS tingkat Program Studi yang dilaksanakan di Ruang TC-102 Jurusan Sistem Informasi ITS.

Adapun dalam kegiatan IPITS tingkat Program Studi Magister Sistem Informasi diawali dengan pengenalan Program Studi yang disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi ITS, Dr Apol Pribadi Subriadi ST MT yang juga sekaligus membuka acara.

Dilanjutkan dengan pengenalan laboratorium-laboratorium atau studio yang akan menjadi fasilitas pembelajaran selama mahasiswa menempuh pendidikan Magister Sistem Informasi yang disampaikan oleh masing-masing perwakilannya. Diawali oleh pengenalan Laboratorium Rekayasa Data dan Intelegensia Bisnis (RDIB) yang diwakili oleh Wiwik Anggraeni SSi MKom, yang kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Laboratorium Akuisisi Data dan Diseminasi Informasi (ADDI) oleh Faizal Johan Atletiko SKom MKom.

 

Berlanjut berturut-turut dengan pengenalan Laboratorium Manajemen Sistem Informasi (MSI) oleh Sholiq ST MKom MSA, Laboratorium Sistem Enterprise (SE) oleh Rully Agus Hendrawan SKom MEng, dan tak ketinggalan pengenalan Laboratorium Infrastruktur dan Keamanan Teknologi Informasi (IKTI) oleh Bekti Cahyo Hidayanto SSi MKom yang melengkapi pengenalan lima laboratorium riset yang ada di Jurusan Sistem Informasi ITS. Dalam pemaparan tersebut juga mahasiswa baru diajak berdiskusi tentang topik riset terkait tesis yang akan ditulis disesuaikan dengan bidang keahlian dosen atau laboratorium yang bersangkutan.

 

 

Setelah itu, diteruskan dengan pengenalan fasilitas lain berupa Studio Pemrograman oleh Arif Wibisono SKom MSc, Studio Aplikasi Terapan oleh Nur Aini Rakhmawati SKom MSc Eng hingga pengenalan Sistem Operasi dan Jaringan oleh Radityo Prasetianto Wibowo SKom MKom.

Tak lupa, setelah mengikuti materi pengenalan di kelas, mahasiswa baru peserta IPITS juga diajak berkunjung berkeliling Jurusan Sistem Informasi ITS, mulai dari melihat langsung sarana dan prasarana pendidikan yang ada terkait laboratorium-laboratorium dan studio yang telah dipaparkan dalam materi di kelas, hingga Ruang Diskusi, Ruang Baca dan tak lupa Ruang Tata Usaha Program Pascasarjana Program Studi Magister Sistem Informasi Jurusan Sistem Informasi ITS.

Selamat datang, selamat belajar dan semoga lancar! (shi)


Sosialisasi Tugas Akhir dan Laboratorium Jurusan Sistem Informasi ITS

 

SURABAYA, JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS – Jum’at (16/9) sore hari menjelang akhir jam operasional akademik, bertempat di Plaza Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah diselenggarakan acara Sosialisasi Tugas Akhir dan Laboratorium.

Acara yang diselenggarakan khususnya untuk mahasiswa Angkatan 2013 dan 2014 Jurusan Sistem Informasi ITS tersebut adalah sebagai bekal mereka nantinya mengambil Tugas Akhir untuk bisa lulus dan meraih gelar Sarjana Komputer (SKom).  Dibuka oleh Ketua Prodi S1 Jurusan Sistem Informasi ITS, Nisfu Asrul Sani SKom MSc yang menjelaskan segala aturan akademik terkait penulisan tugas akhir.

 

Tiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya dalam Program Studi (Prodi) Sarjana Sistem Informasi ITS diwajibkan untuk menyusun suatu karya ilmiah yang disebut Tugas Akhir, setelah mahasiswa yang bersangkutan memenuhi persyaratan tertentu. Dengan menyusun Tugas Akhir ini, diharapkan mahasiswa mampu merangkum, mengaplikasikan, menuangkan semua pengetahuan, keterampilan, ide untuk memecahkan masalah dalam bidang keahliannya secara sistematis, logis, kritis dan kreatif, didukung oleh data atau informasi yang akurat dengan analisis yang tepat.

Beberapa kebijakan mulai dari syarat, tata cara dan aturan penulisan dijelaskan secara rinci oleh dosen yang juga alumni Jurusan Sistem Informasi ITS ini. Termasuk penekanan terkait kode etik akademik tentang plagiarisme dan adanya warning untuk indikasi bentuk-bentuk kecurangan dalam penulisan Tugas Akhir yang harus ditaati oleh mahasiswa.

Selain itu, juga diselenggarakan Sosialisasi Laboratorium untuk lima fasilitas laboratorium riset yang dimiliki oleh Jurusan Sistem Informasi ITS, masing-masing adalah Laboratorium Rekayasa Data dan Intelegensia Bisnis (RDIB), Laboratorium Akuisisi Data dan Diseminasi Informasi (ADDI), Laboratorium Manajemen Sistem Informasi (MSI), Laboratorium Sistem Enterprise (SE) dan Laboratorium Infrastruktur dan Keamanan Teknologi Informasi (IKTI). Dalam pemaparan tersebut juga mahasiswa diajak berdiskusi tentang topik riset terkait Tugas Akhir yang akan ditulis untuk disesuaikan dengan bidang keahlian dosen atau laboratorium yang bersangkutan. (shi)

Foto : Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI)


Syukuran Wisuda 114 Jurusan Sistem Informasi ITS : Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

 

SURABAYA, JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS – “Bersenang-senanglah karena hari ini yang ‘kan kita rindukan, di hari nanti, sebuah kisah klasik untuk masa depan.” Penggalan lirik lagu lawas Sheila on 7 bertajuk “Sebuah Kisah Klasik” yang dipopulerkan kembali oleh Rendy Pandugo ini sepertinya cocok untuk menjadi lagu tema dari akhir kisah perjuangan para mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam menyelesaikan studinya. Pada hari Sabtu (17/9) lalu, mereka resmi menyandang gelar sebagai Sarjana Komputer dan Magister Ilmu Komputer, seiring dengan digelarnya prosesi Wisuda 114 untuk 3775 wisudawan Program Studi Sarjana, Magister, Doktoral dan Vokasi di lingkungan ITS.

Hari itu, bertempat di Grha Sepuluh Nopember ITS, sebanyak 125 wisudawan Program Studi Sarjana dan 20 wisudawan Program Studi Magister dari Jurusan Sistem Informasi ITS berbaur bersama para wisudawan lain dari Fakultas Teknologi Informasi (FTIf) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang diwisuda terlebih dahulu pada gelaran hari pertama dari empat rangkaian Wisuda Semester Gasal 2016/2017 tersebut. Diantara mereka, sejumlah 42 wisudawan dari Program Sarjana dan 1 orang wisudawan Program Magister yang meraih predikat kelulusan “Dengan Pujian” dikukuhkan dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD.

 

Selesai mengikuti acara seremonial tersebut, seluruh wisudawan beserta keluarga dan kerabat diundang untuk menghadiri Syukuran Wisuda 114 yang digelar di halaman parkir Jurusan Sistem Informasi ITS. Dengan berjalan melangkahkan kaki ke gedung yang letaknya hanya bersebelahan dengan tempat wisuda mereka, para wisudawan diajak untuk bersama-sama merayakan kelulusan mereka sekaligus sebagai tanda bahwa Jurusan Sistem Informasi ITS dengan bangga resmi melepas mereka untuk menjadi bagian dari Keluarga Besar Alumni-nya.

 

Edwin Riksakomara SKom MT selaku Sekretaris Jurusan memimpin acara yang rutin digelar oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) ini. Bertindak mewakili Ketua Jurusan yang masih menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, alumni Jurusan Teknik Komputer ITS Angkatan Keempat ini datang menyambut wajah-wajah bahagia para wisudawan beserta keluarga dan kerabat. Cuaca yang terik tidak menyurutkan semangat kegembiraan para wisudawan untuk mengabadikan momen kenangan terakhir mereka di tempat mereka selama ini menuntut ilmu, termasuk semangat beberapa dosen pengajar yang menyempatkan diri untuk hadir sebagai undangan, menjadi saksi salah satu bagian penting dalam hidup mahasiswa yang pernah diajarnya untuk selanjutnya meraih kesuksesannya masing-masing. Tak lupa, para adik kelas yang juga dengan bangga hadir untuk melepas kakak tingkatnya seraya berharap dapat lekas mengikuti jejaknya.

 

Hiburan ramah tamah, diiringi ucapan selamat tak henti-henti hingga berfoto bersama dengan dosen, keluarga dan kerabat ataupun rekan sesama wisudawan bahkan adik kelas yang menjadi Pendamping Wisuda menjadi gambaran suasana bahagia dan kesenangan yang larut menyelimuti. Semoga menjadi abadi untuk dikenang serta dirindukan sebagai sebuah kisah yang manis kelak di masa depan, ya? (shi)


Eitss, Saatnya ETS Di JSI ITS!

 

SURABAYA, JURUSAN SISTEM INFORMASI ITS – Eitss, pertengahan semester gasal datang juga, saatnya seluruh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadapi Evaluasi Tengah Semester (ETS). Termasuk juga dengan mahasiswa-mahasiswi Jurusan Sistem Informasi (JSI) ITS.

Selama sepekan, dimulai Senin (24/10/2016) hingga Jum’at (28/10/2016), sebagian besar mata kuliah yang diajarkan di Jurusan termuda di bawah Fakultas Teknologi Informasi (FTIf) ITS pada Semester Gasal 2016/2017 ini, baik untuk Program Studi Sarjana dan Program Studi Magister juga melakukan proses evaluasinya atas apa yang telah disampaikan oleh para dosen pengampu selama perkuliahan berlangsung. Evaluasi ini, selain untuk mengukur efektivitas proses pembelajaran, juga ditujukan untuk mengukur sejauh mana hasil belajar mahasiswa, mampu menerima, memahami, dan menguasai bahan ajar yang telah disajikan.

Memang tidak semua mata kuliah melakukan proses evaluasi yang rata-rata berbentuk assessment tertulis ini, karena ada juga mata kuliah yang memilih menerapkan bentuk assessment lain seperti dengan menggunakan model demo atau online.

 

Adapun untuk Program Studi Sarjana (S1) JSI ITS, jadwal ETS di hari pertama diawali oleh empat mata kuliah yaitu Desain dan Manajemen Proses Bisnis, Manajemen dan Administrasi Basis Data, Audit Sistem Informasi serta Pemrograman Integratif pada sesi pertama yang dimulai pada pukul 07:30 WIB. Di hari terakhir, mata kuliah Kecerdasan Bisnis akan memungkasi pekan ETS, saat keseluruhan sesi evaluasi ditutup tepat pukul 15:00 WIB.

Kondisi yang agak berbeda untuk Program Studi Magister (S2) JSI ITS, hari pertama jadwal ETS diawali lebih siang di sesi kedua pada pukul 10:00 WIB dengan mata kuliah Topik Dalam Pengukuran Kinerja Teknologi Informasi. Dan yang juga berbeda adalah diakhiri mendahului pada hari Kamis (27/10/2016) pada sesi ketiga pukul 13:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB, dengan mata kuliah Manajemen Proyek dan Perubahan.

 

Dibutuhkan berbagai kesiapan untuk mahasiswa JSI ITS dalam menghadapi assessment terjadwal ini. Selain kesiapan materi yang tentu saja didapat dengan belajar sungguh-sungguh, kesiapan mental seperti ketenangan dan kecermatan dalam mengerjakan setiap soalnya, termasuk juga kesiapan administrasi juga menjadi faktor penting. Sebagai syarat mengikuti ETS ini, mahasiswa wajib membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebagai identitas peserta. Bila KTM yang bersangkutan hilang dan belum mendapatkan ganti dari Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) ITS, maka bukti cetak Form Rencana Studi (FRS) yang harus dibawa untuk ditunjukkan kepada petugas pengawas sebagai gantinya.

Bila semuanya sudah siap dan well prepared, tinggal diawali dengan niat berdoa sebelum mengerjakan evaluasi yang sebagian besar bersifat tertutup tersebut. Do your best and God will do the rest, semoga diberikan kelancaran dan kemudahan sehingga dapat meraih hasil maksimal. (shi)


— 5 Items per Page
Showing 6 - 10 of 15 results.