PERANCANGAN ALAT DALAM MENENTUKAN TINGKAT KESUBURAN TANAH BERBASISKAN EXPERT SYSTEM

by William Ramdhan,Yessica Siagian


Date Published: 01 Dec 2016
Published In: Jurteksi Royal
Volume: Vol 3 No 1
Publisher: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi STMIK Royal
Language: id-ID

Keywords: forward chaining,Expert System,Tingkat Kesuburan Tanah,Sensor Kelembapan Tanah,Arduino Uno R3

Abstract

Negara Indonesia merupakan negara yang sebagaian sendi kehidupan perekonomian berasal dari pertanian dan perkebunan. Dimana modal dasar yang dibutuhkan pada sektor pertanian maupun perkebunan adalah lahan. Akan tetapi muncul sebuah pertanyaan besar bagaimana menentukan tingkat kesuburan tanah dari lahan tersebut. Petani biasanya menerapan metode pengalaman dan perkiraan, sehingga menyebabkan para petani tidak bisa meningkatkan kualitas tanah bahkan dapat menyebabkan lahan pertanian menjadi tidak subur. Untuk hal tersebut dirancanglah sebuah alat dalam menentukantingkat kesuburan tanah dengan menggunakan sensor resivitas tanah. Expert system merupakan cabang ilmu komputer yang menerapkan ilmu seorang pakar dibidangnya pada sebuah sistem. Metoda Fordward Chaining merupakan salah satu metoda yang diterapkan pada expert system. Metode Forward Chaining adalah metode pencarian atau teknik pelacakan ke depan yang dimulai dengan informasi yang ada dan penggabungan rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan atau tujuan. Maka atas dasar itulah penulis merancang sebuah alat yang dapat membantu petani dalam menentukan tingkat kesuburan tanah mereka dan alat tersebut memberikan saran dalam menanam tanaman yang tepat pada tanah tersebut. Prinsip kerja dari desain alat menentukan tingkat kesuburan tanah dimana setiap perubahan kandungan tanah, sensor kelembapan tanah memberikan ouput tegangan yang berbeda, kemudian diinput-kan ke mikrokontroler dan selanjutnya mikrokontroler Arduino Uno R3 akan menghasilkan ouput berupa tampilan angka ke LCD. Tentu dengan desain alat tersebut memberikan kemudahan kepada petani dalam menentukan tingkat kesuburan tanah lahan pertanian maupun perkebunan mereka, sehingga hasil produktivitas pertanian bisa meningkat.


© 2019 Open Access Journal of Information Systems (OAJIS) | created by : radityo p.w (http://about.me/radityopw) and rully a.h (eraha99 [at] gmail.com)